Pengamat: Digitalisasi Administrasi Kependudukan Perlu Pengawasan Ketat Publik
Pemerintah menegaskan bahwa digitalisasi administrasi kependudukan akan dijalankan bertahap dengan evaluasi berkala. Sebanyak 82 warga yang ditemui redaksi menyatakan digitalisasi administrasi kependudukan berdampak langsung pada keseharian mereka.
Beberapa narasumber meminta agar proses berjalan terbuka sehingga masyarakat bisa ikut mengawasi. Pertemuan lanjutan dijadwalkan untuk membahas rincian teknis dan pembagian tanggung jawab.
Pihak terkait menyebut data awal masih akan dilengkapi sebelum diumumkan secara resmi. Menurut keterangan sejumlah warga, perubahan itu mulai terasa sejak awal pekan ini.
Sejumlah pihak mengingatkan agar informasi hanya dirujuk dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Hasil pemantauan menunjukkan situasi relatif terkendali dengan koordinasi antarinstansi.
Di sejumlah titik, aktivitas berjalan seperti biasa meski sebagian warga masih menunggu kepastian. Pengamat menilai langkah tersebut perlu disertai penjelasan yang mudah dipahami publik.
Di Solo, digitalisasi administrasi kependudukan menjadi bahan perbincangan sejak 82 hari terakhir. Pembaca yang memiliki informasi tambahan dapat menghubungi redaksi melalui kanal yang tersedia.
Penulis: Irfan Lubis