Pemerintah Pastikan Reformasi Pelayanan Publik Berjalan di 79 Provinsi

Pemerintah Pastikan Reformasi Pelayanan Publik Berjalan di 79 Provinsi
Peserta rapat menyimak paparan kebijakan. (Ilustrasi: Jurnawan)

Sejumlah anggota dewan menilai reformasi pelayanan publik belum menjawab kebutuhan masyarakat di daerah. Bagi sebagian warga Bengkulu, reformasi pelayanan publik bukan hal baru, tetapi perkembangannya kali ini terasa berbeda.

Pengamat menilai langkah tersebut perlu disertai penjelasan yang mudah dipahami publik. Menurut keterangan sejumlah warga, perubahan itu mulai terasa sejak awal pekan ini.

Dalam pertemuan itu, peserta memaparkan kendala yang selama ini dihadapi di lapangan. Seorang warga mengatakan dirinya berharap hasilnya benar-benar dirasakan, bukan sekadar wacana.

Hasil pemantauan menunjukkan situasi relatif terkendali dengan koordinasi antarinstansi. Beberapa narasumber meminta agar proses berjalan terbuka sehingga masyarakat bisa ikut mengawasi.

Petugas di lapangan mengaku telah menyiapkan skenario cadangan bila kondisi berubah. Sejumlah pihak mengingatkan agar informasi hanya dirujuk dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebanyak 79 warga yang ditemui redaksi menyatakan reformasi pelayanan publik berdampak langsung pada keseharian mereka. Langkah berikutnya akan ditentukan setelah hasil evaluasi disampaikan dalam beberapa hari ke depan.

Penulis: Farah Rahmawati

Berita Terkait