Peneliti Kampus Kembangkan Sensor Pemantau Banjir Berbiaya Rendah untuk Warga Pekanbaru

Peneliti Kampus Kembangkan Sensor Pemantau Banjir Berbiaya Rendah untuk Warga Pekanbaru
Pengembang menguji prototipe aplikasi. (Ilustrasi: Jurnawan)

Para ahli mengingatkan bahwa sensor pemantau banjir berbiaya rendah perlu dipakai dengan pemahaman yang cukup. Peneliti kampus menyebut sensor pemantau banjir berbiaya rendah akan terus dipantau agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Narasumber menegaskan bahwa angka yang disampaikan masih bisa berubah mengikuti perkembangan. Hasil pemantauan menunjukkan situasi relatif terkendali dengan koordinasi antarinstansi.

Perwakilan masyarakat menyampaikan usulan tertulis untuk dipertimbangkan dalam rapat berikutnya. Pihak terkait menyebut data awal masih akan dilengkapi sebelum diumumkan secara resmi.

Sejumlah pihak mengingatkan agar informasi hanya dirujuk dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Menurut keterangan sejumlah warga, perubahan itu mulai terasa sejak awal pekan ini.

Pengamat menilai langkah tersebut perlu disertai penjelasan yang mudah dipahami publik. Di sejumlah titik, aktivitas berjalan seperti biasa meski sebagian warga masih menunggu kepastian.

Bagi sebagian warga Pekanbaru, sensor pemantau banjir berbiaya rendah bukan hal baru, tetapi perkembangannya kali ini terasa berbeda. Redaksi akan terus memantau perkembangannya dan memperbarui informasi bila ada data baru.

Penulis: Juwita Nasution

Berita Terkait